Kecilku dan Hantu
Oktober 26th, 2010 by berylrizkysaputra
waktu itu benar-benar serem,horor banyak hantu,genderuwo,wewe gombel,pocong huhhh serem nih gw certain waktu kecilanku bentar ya…tak minum kopi dulu….hmm begini..aku dulu kamar tidurku dekat kamar mandi,nah sebelah kamar mandi ada pohon salak,kelapa pisang dan apokat…..ada kolam lele,,,kalo udah malem yang ada suara kodok…belalang kekek,dll,Anehnya kalau jam 10 malem ke atas…nah waktunya makluk halus gentanyangan…di luar kamarku ada suara seperti nenek jalan yang pake tongkat…..Hii serem kalau ingat cerita gini bulu kuduku berdiri…Nih yang bikin ngeri lagi pada suatu hari aku sama teman-teman tetanggaku kalau jam tujuh malam aku sering main-main di halaman rumahku sekitar jam Sembilan tmanku mulai teriak-teriak dengan kata-kata jorok,dan akhirnya munccccccculahh anak kecil tapi warnanya hitam nggak Aku di lahirkan di sebuah desa jauh dari kota,pegunungan banyak hutan wah jelas…akhirnya temanku ketakutan dan menangis.entah makluk apa itu namanya,kalau menurut aku pribadi itu genderuwo.ada lagi nih cerita masa kecilku ketemu pocong,tapi kalau di kampungku namanya wedhon (jawa).Begini ceritanya…bentar tak rokokan dulu…duh…! Tapi koq ngantuk bro,yah dari pada bengong ….ya mending gini nulis-nulis,owh ya nyampek mana tadi…..? ketemu pocong ya…. J waktu itu aku nonton tv di tetanggaku lumayan jauh sekitar setengah kilo…he he he ma’lum gak punya tv.Waktu pulang aku jalan sendirian…biasa kecilanku nggak mengenl takut gitu lho…hehehe.buktinya waktu itu aku melihat di pinggir sungai itu ada warna putih kecil tapi membesar sendiri,gw lihat tapi Cuma’bentar aja ya karena aku sendirian sialnya lagi suara anjing-anjing yang bikin takut,terus mengejar saya aku lari kencang nyampek rumah dah. Aman.itulah kisah nyataku masa kecil dengan usia 9 tahunan kira-kira,Cukup sampai disini dulu,ntar aku cerita’in kisah nyataku yang lebih serem..di page berikutnya
Wassalam.ttd Beryl
Jembatan Tua
Oktober 25th, 2010 by berylrizkysaputraKatanya di situ banyak terjadi hal-hal aneh yang sering menggangu warga sekitar.Jembatan tua itu sudah menelan banyak korban yang melintasi jembatan tidak hati-hati.
Pagi hari saat Dewi hendak berangkat sekolah,Dewi mendengar warga sekitar yang sedang membicarakan kematian seorang kakek dan cucunya yang sedang melintsi jembatan.katanya kakek dan cucunya melihat ada seorang wanita yang sedang menyebrang karena gelap cucunya tak senggaja menyenggol lengan wanita itu kakek dan cucunya pun terjatuh dan akhirny meninggal.Mendengar cerita itu bulu kudu Dewi langsung berdiri.Karena takut Dewi pun bergegas berangkat sekolah dan meninggalkan kerumunan warga.
Dewi pun merasa penasaran tentang misteri jembatan tua .Dia ingin membuktikan kebenaran omongan tetangganya.Dewi adalah seorang cewek yang tidak mudah percaya omongan orang lain sebelum Dia melihat dengan mata kepalanya sendiri.Apa lagi mengenai hal-hal mistis.Sesampainya di sekolah Dewi menceritakan kejadian tadi kepada teman-temannya dan berencana menggajak teman-temannya untuk membuktikannya.
Pada malam harinya Teman-teman Dewi(Agnes,Dicky,Ida,Bayu,sandra)mau main ke rumah Dewi untuk mangerjakn tugas sekolah.Karena jalan menuju rumah Dewi melewati jembatan tua semua teman Dewi pun merasa takut melintasi jembatan itu.Pada saat Agnes dan Dicky melintasi jembtan tiba-tiba sepeda motor yang di kendarai mereka mati dan tidak bisa di nyalakan.Sialnya Ida dan Bayu sudah jauh dari mereka alhasil tinggallah mereka berdua melintasi jembatan.Pada saat di tenggah-tenggah jembatan tiba-tiba udara berubah menjadi dingin menusuk tulang.Di situ tak ada seorang pun yang melintasi jembatan.Saat Agnes melihat kearah pohon besar di kiri jembatan tiba-tiba Agnes melihat seorang wanita yang sedang duduk di atas ranting pohon tersebut.
“Dicky itu apa?”Kata agnes sambil menunjuk wanita itu.
“Kamu nggak usah nakut_nakuti dech”jawab Dicky sambil terus berjalan
Agnes pun memegang erat tangan Dicky Sambil menuntun sepeda.Setelah agak jauh dari jembatan tiba-tiba sepeda motor Dicky menyala dengan sendirinya.Mereka pun menjadi heran melihat sepeda yang semula mati tiba-tiba nyala dengan lampu yang sangat terang.Mereka berdua pun melanjutkan perjalanan menuju rumah Dewi .
Sesampai di rumah dewi ,teman-teman mereka yang lain sudah pada menuggu
“lama banget sich kalian,hayow ngapain aja??”Tanya Dewi penasaran
“Tadi sepadaku mati di pinggir jembatan jadi kami terpaksa menuntunnya.Jadi lama dech”Jawab Dicky
“ach masak sich?”kata Dewi tak percaya
Sementara Agnes hanya dudk terdiam karana bayang-bayang wanita itu masih melekat di pikirannya.Agnes tidak menceritakan kejadian itu takutnya teman-temanya tidak berani pulang.Agnes pun berencana menceritakan keesokan harinya di sekolah.
Mereka pun mulai menggerjalan tugas yang telah di berikan.Tiba-tiba dating seorang Nenek dengan membawa tongkat yang sangat menyeramkan.nenek itu menghampiri Dewi dan teman-temannya.
“Kalian tau jalan menuju desa X “Tanya Nenek itu
Dewi pun menunjukkn arah desa X .Akhirnya Nenek itu pergi meninggalkan mereka dan tiba-tiba menghilang.Dewi dan teman-temannya kaget melihatnya.Akhirnya mereka memutuskan untuk pulang dan tidak melanjutkan tugas.
Dewi menceritakan nenek tadi kepada ibunya ,ibunya pun menyuruh agar Dewi hati-hati. Karena masih merasa tidak percaya dengan kejadian barusan Dewi berencana untuk mencari kemana nenek itu menghilang.Dewi menggajak Sandra kebetulan rumah Sandra berada di samping rumah Dewi.Dewi bergegas pergi kerumah Sandra.
Tok…Tok…Tok…Tok..Tok…(Dewi mengetuk pintu rumah Sandra)
Tak lama kemudian Sandra membukakan pintu.
“Ada apa wi”Tanya Sandra
“Kamu mau nggak nganterin aku nyari nenek tadi ,kira-kira nenek tadi pergi kemna ya??”kata Dewi
“Apa???kamu mau nyari kemana jelas-jelas nenek tadi hantu”kata Sandra dengan nada tinggi
“nggak mungkin nenek tadi hantu”Jawab Dewi
“Kalau nggak hantu apa??masak ada seorang nenek-nenek tua jalannya cepat”kata Sandra
Setelah berdebat panjang lebar akhirnya Dewi memutuskan untuk pulang dan tidak mencari nenek tadi.
“ya,udah aku pulang dulu”kata Dwi sambil berjalan menuju rumahnya
Keesokan harinya pukul 05.00 Dewi mengajak Sandra jalan-jalan di sekitar rumah.Dewi dan Sandra akhirnya jalan-jalan melintasi jembatan tua.Di sepanjang perjalanan tercium aroma bunga 7 rupa yang sangat menyengat udara pun terasa dingin.Jantung Sandra pun berdegub kencang.Karena kecapekan Dewi mengajak Sandra beristirahat sejenak dan duduk di pinggir jembatan tua.
Sandra merasakan hawa yang aneh.Saat Sandra duduk Sandra merasakan ada seseorang yang menepuk pundaknya.Saat Sandra melihat kearah belakang tidak ada siapa-siapa.Karena takut Sandra mengajak Dewi pulang
“Wi pulang yuk”ajak Sandra
“Tar dulu aku masih capek ni”Jawab Dewi sambil mengusap keringatnya
Tiba-tiba Sandra mendengar tangisan bayi dari arah timur jembatan
“Kamu dengar suara bayi nggak”Tanya Sandra
“mana nggak ada suara apa-apa”jawab Dewi
Tak lama kemudian suara tanggisan itu berubah berubah menjadi suara ketawa.Jantung Sandra terasa mau copot mendengar itu semua.Tetapi anahnya Dewi tak mendengar suara apa-apa.Setelah beberapa menit suara itu menghilang.Mereka pun memutuskan untuk pulang karena matahari sudah terbit.
Pada saat di sekolah Sandra menceritakan kejadian tadi.Agnes pun menceritakan kejadian yang di alaminya bersama dickey pada saat melintasi jembatan.Mereka semua takut melintasi jmbatan itu.
“Kalian tuch cemen banget sich ,masak gtu aja tkut”kata Dewi menggeledek teman-temannya
“Kamu belum pernah lihat langsung sich.coba pernah pasti kamu juga takut”kata Agnes dengan nada judes
Pada malam harinya Dicky berencana main ke rumah Dewi untuk menggungkapkan isi hatinya.Dicky sudah lam naksir Read the rest of this entry »
